Bojonegoro – Pendampingan terhadap kelompok tani (poktan) binaan Polri terus dilakukan sebagai upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Kali ini, kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Guwolowo, Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, dengan fokus pada persiapan panen jagung yang memasuki masa panen dalam waktu dekat.
Kapolsek Dander, Iptu Warsito, turun langsung ke lapangan bersama jajaran untuk memastikan kesiapan para petani dalam menghadapi panen. Pendampingan ini meliputi pengecekan kondisi tanaman, kesiapan alat panen, hingga koordinasi distribusi hasil panen agar berjalan lancar dan optimal.
Menurut Iptu Warsito, kehadiran Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari komitmen mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Ia menegaskan bahwa sinergi antara aparat dan petani menjadi kunci dalam menjaga stabilitas produksi pangan di daerah.

“Kami dari Polsek Dander terus berupaya memberikan pendampingan kepada kelompok tani binaan, mulai dari proses tanam hingga menjelang panen. Harapannya, hasil panen jagung di wilayah ini bisa maksimal dan memberikan kesejahteraan bagi para petani,” ujar Iptu Warsito saat ditemui di lokasi, Senin (4/5/2026).
Warsito juga menambahkan bahwa pendampingan ini tidak hanya bersifat pengawasan, tetapi juga sebagai bentuk motivasi kepada para petani agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian mereka. Selain itu, pihaknya turut membantu mencarikan solusi apabila terdapat kendala di lapangan, seperti hama atau cuaca.
Para petani di Dusun Guwolowo menyambut baik kehadiran Polri yang dinilai memberikan dampak positif terhadap produktivitas pertanian mereka. Dengan adanya pendampingan ini, petani merasa lebih terbantu, terutama dalam hal koordinasi dan akses informasi terkait pertanian.
Diharapkan, melalui kegiatan ini, hasil panen jagung di Desa Sumberarum dapat meningkat dan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengoptimalkan potensi pertanian melalui kolaborasi antara petani dan aparat kepolisian. (*)